Senin, 02 April 2012
Sabtu, 31 Maret 2012
Harapan
Gerbang Imajinasi - Harapan
Ketika tirai kabut terbuka
Seberkas cahaya menerpa tubuh lemahku
Membangkitkan secercah harapan
Membuyarkan ketenangan hati
Kata demi kata terdengar
Melesat cepat menembus indera
Menebas sebongkah harapan yang hampir sirna
Hancur lebur berkeping-keping
Tetesan air mata yang berharaga
Ku usap tuk melipur lara
Mencoba bangkit dari kehancuran
Berlari....
Menuju gerbang semangat yang hampir hancur
Untuk membangun kembali
Benteng Optimis yang runtuh
by : Muhammad Badrul Huda
Ketika tirai kabut terbuka
Seberkas cahaya menerpa tubuh lemahkuMembangkitkan secercah harapan
Membuyarkan ketenangan hati
Kata demi kata terdengar
Melesat cepat menembus indera
Menebas sebongkah harapan yang hampir sirna
Hancur lebur berkeping-keping
Tetesan air mata yang berharaga
Ku usap tuk melipur lara
Mencoba bangkit dari kehancuran
Berlari....
Menuju gerbang semangat yang hampir hancur
Untuk membangun kembali
Benteng Optimis yang runtuh
by : Muhammad Badrul Huda
Best Friend
Gerbang Imajinasi - Best Friend- “Kyaaaa………..!!!!!”terdengar suara seorang cewek yang berteriak dari dalam ruangan kelas,bersamaan dengan itu seorang cowok keluar kelas dengan berlari sambil tertawa “hahaha,tinggal diupload ke facebook nih,hahaha”,kelakar cowok itu. “Masaru !!!!!,kembalikan hapenya !!!!” teriak cewek memanggil cowok tadi yang ternyata bernama Masaru itu,”kalau mau hapenya balik,kejar aku dulu,wek..!!!!”,sahut Masaru sambil terus berlari ke halaman sekolah. “Awas ya kalau sampai kena!!!”,balas cewek tadi sambil mengejar Masaru. Itulah keramaian yang hampir setiap hari di Senior High School Takuma,SMA favorit di Tranquillad.

“Hei Noa,udah gak usah diladeni tu orang,nanti malah kegirangan”,teriak Sakura memanggil cewek yang mengejar Masaru tadi,dan ternyata bernama Noa,”Gak bisa,itu hape kan punyaku,dan disitu ada rahasianya,kamu ikutan bantu aku saja”,jawab Noa sambil menarik tangan Sakura,”Hei-hei,aku gak mau ikutan lari-lari”,sahut Sakura yang ogah-ogahan berlari. “Sudahlah,ayo bantu aku,kita kan sahabat,hehe”,jawab Noa dengan tersenyum.
Tiba-tiba Masaru menghentikan larinya,sambil terengah-engah, “Sahabat?,kita semua sahabat kan ?”,tanyanya kemudian. “Yaa…..,kita semua sahabat”,jawab Noa dan Sakura bersamaan. “ Jadi,kita teruskan saja main kejar-kejarannya,hahahahaha!!!”,teriak Masaru sambil berlari menuju ke kelas. “Hei….,tunggu….!!!!!”,teriak Sakura dan Noa bersamaan.
Kejadian hari itu berlangsung cepat,dan keesokan harinya…..Masaru yang datang terlalu pagi merenung di bangkunya yang terletak tepat di depan meja guru. “Masaru,ada yang aneh padamu hari ini”,sapa Sakura,”Ya,hari ini kau pendiam sekali,hehehe”,tambah Noa. “A..aku tidak apa-apa kok,aku hanya……”,jawab Masaru kaget. “Bener nih gak da apa-apa???”Tanya Sakura dan Noa bersamaan, “I..Iya,aku gak apa-apa kok..”,jawab Masaru, “Tapi kenapa wajahmu kusut,apa perlu ku setrika ?”,tanya Noa sambil nunjukin setrika, “Kamu dapat dari mana setrika itu??”,tanya Sakura ke Noa. Tiba-tiba bel masuk berbunyi, “Hei,sudah-sudah,sekarang bel udah bunyi tuh,cepet kembali ke bangku masing-masing”,kata Masaru kemudian. “Okey”,jawab Sakura dan Noa bersamaan sambil pergi ke bangku mereka.
“Selamat pagi semuanya,apakah kalian siap dengan pelajaran hari ini?”,sapa pak guru Takeru. “Siap pak !!!!”,jawab anak-anak serentak, “Oke,kalau sudah siap,segera saja semuanya pindah ke Ruang Komputer ya”,kata pak Takeru sambil pergi ke Ruang Komputer yang ada di samping kelas kami. “Baiklah,sudah lengkap semuanya ?”,tanya pak Takeru setelah semuanya masuk ke Ruang Komputer, “ Sudah pak !!!”,jawab kami bersemangat. “Baik,materi kita kali ini adalah membuat blog,di setiap komputer telah disiapkan tutorial untuk membuat blog dengan mudah,nah tugas kalian untuk hari ini adalah membuat blog secara individu,jadi isinya tergantung pada kalian sendiri,PAHAM!!!!”, “Paham pak !!!!”,jawab kami serentak. Selanjutnya semuanya asyik dengan komputer masing-masing.
Singkatnya,semua kegiatan hari itu telah berakhir dan malamnya Masaru sedang asyik di depan laptopnya. “Hm…..,masih ada yang kurang”,pikirnya. Tiba-tiba,lagu Snow Fairy mengejutkannya, “Eh…,ada sms”,katanya pada diri sendiri sambil mengambil hapenya,”Hei,ini dari Sakura,Masaru tolong bantuin desain blogku ya ?”,Masaru membaca sms dari sahabatnya itu. “Oke,tapi aku bantu sebisaku ya?”,Masaru mengetik sms dan dikirimkan ke Sakura,selanjutnya ia kembali duduk manis di depan laptopnya.
Esoknya di sekolah,”Hei Sakura,blognya udah aku otak-atik,tapi mungkin masih belum bisa bagus banget”,kata Masaru langsung to the point ke Sakura, “Iya gak papa kok,soalnya aku belum tentu ada waktu buat ngurusin blog,makasih ya”,jawab Sakura sambil tersenyum. “ Oh iya,Noa kok belum nongol ya ?”,Masaru mengalihkan pembicaraan, “Gak tahu tuh,padahal ini sudah hampir bel masuk lho”,jawab Sakura. “Pagi semuanya !!!”,sapa Noa sambil terengah-engah, “Pagi juga Noa”,jawab Masaru dan Sakura bersamaan, “Tumben kok datang agak siangan??”,tanya Masaru, “Iya nih,biasanya Masaru tuh yang datang belakangan”,lanjut Sakura sambil melirik Masaru yang tersenyum kecut, “Iya nih,tadi aku bangun telat,soalnya pake ada acara begadang segala sih”,jawab Noa. Tak lama kemudian bel masuk berbunyi dan mereka pun pergi ke kelas untuk memulai pelajaran hari ini.
“Bagi seluruh anggota OSIS,diharapkan segera berkumpul di ruang OSIS”,tiba-tiba terdengar pengumuman dari Speaker yang ada di setiap ruang kelas. “Hh…..,suruh ngumpul lagi deh”,gerutu Noa sambil beranjak dari tempat duduknya, “Selamat repot Noa,hehe”,kata Masaru dengan senyum mengejek, “Moga sukses rapatnya”,lanjut Sakura,Noa pun pergi ke ruangn OSIS dengan berlari. Setelah Noa pergi, “Eh besok ada acara apa lho,kok OSIS bikin rapat segala ?”,tanya Masaru, “Setahuku besok ada lomba band deh”,jawab Sakura, “Owh…..”,sambung Masaru, “Masaru,responnya jelek tahu !!!”,kata Sakura yang jawabannya mendapat respon aneh dari Masaru. “Wah,kalau begitu besok bakal jadi hari yang membosankan”,lanjut Masaru, “Kok bisa ?,bukannya malah ramai tuh”,Sakura balik bertanya, “Soalnya kalau ada acara seperti itu pasti musiknya memekakan telinga,jadinya gak enak didengerin”,terang Masaru panjang lebar, “Owh…”,balas Sakura dengan jawaban singkat, “Gak boleh ikut-ikutan jawab OWH !!!!”,bentak Masaru pura-pura galak, “Hua…,kabur !!!,tuan kacamata ngamuk !!!”,teriak Sakura sambil lari keluar kelas.
Pada keesokan harinya, “Tuh kan..,bener-bener deh,ribut banget”,gerutu Masaru dalam hati sambil berjalan menuju kelasnya. Tapi ternyata kelasnya kosong melompong,gak ada seorangpun di sana. “Kok pada ngilang semua ya ??”,Masaru bertanya pada dirinya sendiri dengan penuh keheranan,dan tiba-tiba… “Yooo,bagi peserta dengan nomor urut 5 dipersilahkan naik ke panggung !!!”,terdengar suara memekakan telinga dari lapangan basket. “Auw…!!,Loud Speakernya apa gak kurang keras lagi tuh !!”,umpat Masaru dalam hati, “Hh..,mending aku di kelas saja,sambil laptopan”,lanjutnya lagi sambil mengeluarkan laptopnya.
Tak lama kemudian, “Masaru…”,panggil seseorang dari depan pintu kelas, “Ya..”,jawab Masaru yang masih asyik dengan laptopnya, “Masaru !!!”,sekarang suara itu bena-benar berada didekatnya, “Huah..,ada hantu !!!”,teriak Masaru kaget sampai naik ke atas meja,“Owh..,ternyata Sakura”,lanjut Masaru, “Ya…”,jawab Sakura dengan muka kusut, “Kamu kenapa,sakit kah ??”,tanya Masaru keheranan, “E…enggak kok,aku gak apa-apa”,jawab Sakura, “Lha terus ???”,sambung Masaru, “Sebenarnya aku lagi bingung…,soalnya temen-temen pada nonton lomba band sendiri-sendiri,kayak gak kompak gitu,terus semuanya pada ngejahuin aku,terus terang aku iri sama kamu Masaru,soalnya walau kamu gak terlalu akrab sama teman sekelas,ternyata kamu punya banyak teman dari kelas lain”,jawab Sakura panjang lebar, “Jangan ngomong gitu,aku dulu juga seperti kamu,aku dulu juga jarang punya teman,aku mulai punya banyak teman setelah aku kelas 4 SD,bukan aku yang mencari mereka,tapi merekalah yang mau menjadikanku sebagai bagian dari mereka,bahkan kalau aku gak ada,mereka bilang gak seru”,jawab Masaru sambil menutup laptopnya. “Yang penting bukan kamu yang dicari tapi jadilah orang yang dicari karena kebaikanmu”,sambung Masaru. “Gitu ya,terima kasih ya sobat”,jawab Sakura dengan mimik wajah yang kembali ceria.
“Iya sama-sama,nonton band yuk”,ajak Masaru sambil berdiri, “Uh.,curang,katanya gak suka band,dasar!!!”,jawab Sakura sambil ngluarin buku buat nggebug Masaru. “Eits…,gak pake kekerasan,hahahaha”,sambung Masaru sambil berlari ke luar kelas menuju ke lapangan dengan diikuti Sakura yang ngekor di belakang. Tiba-tiba, “Gubrakkkk!!!”,terdengar suatu benda menabrak sesuatu, “Hey,bocah,kalau jalan tuh diliat dong,jangan asal nubruk,punya mata gak sih loe !!!”,bentak seseorang, “Eh…,maaf-maaf,aku gak sengaja,lain kali aku akan lebih berhati-hati”,jawab seseorang, “Hei,Masaru,ada apa,kok…..”,teriak Sakura memanggil orang yang nabrak tadi dan ternyata adalah Masaru. “Jadi ni anak temen loe,kalau begitu,loe berdua harus tanggung jawab,karena sudah berani nabrak gue,dan bikin dandanan keren gue ni berantakan”,bentak orang itu yang ternyata adalah anak band plus anak paling bandel di sekolah. “Tapi kak Hiruma,aku kan gak sengaja,lagian kakak kan dah selesai tampil”,jawab Masaru sambil benerin kacamatanya, “Owh…,gitu ya,tapi alasan loe gak bisa gue terima”,jawab Hiruma kasar, “Emang kakak punya wewenang apa di sekolah ini,lagian alasan Masaru tadi benar kan ?”,bela Sakura. “Heh,loe tuh gak usah bawel,gue kan anak terkaya di sini,jadi terserah gua kan mau ngomong apa”,sambung Hiruma.
“Sakura,sudahlah,ini urusanku,aku gak akan apa-apa,kamu gak usah ikut-ikutan,sekarang pergi dan cari”,kata Masaru sambil mengedipkan sebelah mata,dan seolah tahu maksud dari Masaru,Sakura pun pergi dengan berlari. “Hahahaha,loe piker dengan menghadapiku sendirian,gue bakal kasihan sama loe,jangan harap!!!”,kata Hiruma kasar sambil mengayunkan bogem ke arah Masaru, “Eits……,di larang maen kasar,di sekolah kan ada peraturan gak boleh berantem”,sindir Masaru sambil mengelak dari pukulan Hiruma, “Gue gak peduli sama yang namanya peraturan sekolah !!!”,bentak Hiruma sambil terus mengirimkan pukulan demi pukulan ke arah Masaru yang juga terus menghindar. “Kenapa ??,hanya menghindar yang loe bisa,sampai kapan loe bisa bertahan,ha !!??”,teriak Hiruma marah, “Sakura,cepatlah,ku harap kau benar-benar tahu maksudku tadi,karena aku gak bisa menghindar terus-terusan”,harap Masaru dalam hati.
“Bugh…!!!!”,akhirnya Masaru terjatuh karena terpeleset saat menghindar, “Gawat….”,pikir Masaru dengan wajah sedikit pucat melihat Hiruma siap memberikan bogem ke arahnya. Di saat genting itu, “Hiruma !!!,hentikan !!!”,teriak seseorang yang taka sing di telinga Masaru,serentak mereka menoleh ke asal suara dan ternyata… “Sakura,Pak Takeru…”,kata Masaru sambil tersenyum lega melihat sahabatnya itu datang dengan wali kelasnya. “Masaru,kamu gak apa-apa kan ?”,tanya Sakura, “Ya,aku gak apa-apa,trims udah mengerti maksud kedipanku tadi”,jawab Masaru. “Hiruma,kamu sudah berkali-kali terkena kasus perkelahian di sekolah ini,sekarang ikut saya ke ruang BP”,tegas Pak Takeru,Hiruma hanya menunduk dan berkata lirih, “Baik Pak”, “Nah,Masaru,kamu gak apa-apa kan,kalau luka segera ke UKS ya”usul Pak Takeru sambil berjalan pergi membawa Hiruma ke ruang BP.
Tiba-tiba, “Hei,ada apa ini,kok baju Masaru kotor ??”,tanya Noa yang baru datang dengan keheranan, “Sudah,nanti saja ceritanya,sekarang kita antar Masaru ke ruang UKS dulu deh…”,jawab Sakura, “Uh..,pake main rahasia-rahasiaan,tapi okelah kita ke UKS dulu”,lanjut Noa,Masaru hanya memandangi kedua sahabatnya dengan meringis menahan sakit. Tak lama kemudian mereka pun pergi ke UKS bersama-sama.
Langganan:
Postingan (Atom)
Page Navigation by http://indosoftgame.blogspot.com/
